tidak banyak orang yang ketahui kalau selimut kakbah yang dinamakan kiswah nyatanya biayanya amat mahal, ialah 20 juta real ataupun dekat rp 50 milyar. sepanjang ini jemaah sering kali bimbang jumlah putaran dikala melaksanakan tawaf.

baru-baru ini dan juga buat kesatu kalinya, kain penutup kabah ataupun kiswah dipasangi ciri spesial. trik ini diharapkan menolong para jemaah supaya tidak kebimbangan melangsungkan tawaf. sepanjang ini, jemaah sering kebimbangan memastikan berapa kali mereka bertawaf mengelilingi kakbah. ini lantaran tidak terdapat ciri spesial dari mana mereka mengawali tawaf sekali putaran.

ciri tersebut dipasang di salah satu sudut kakbah. ciri itu disulam memakai benang emas berupa kaligrafi allahu akbar dan juga disusun bertumpuk. tidak hanya buat memastikan bilangan tawaf, ciri ini pula berperan bagaikan penanda arah untuk para jemaah. dengan begitu, jemaah tidak butuh lagi terasa bimbang memastikan posisi dini dan juga akhir putaran tawaf.

sebelumnya, jemaah memakai ciri yang terpajang di lantai berbentuk gambar bundaran dengan bintang di tengahnya. namun, ciri ini dihapus sepanjang proyek ekspansi masjidil haram berjalan. tidak hanya itu, ada pula jemaah yang memakai garis didekat hajar aswad buat mengawali putaran tawaf. garis tersebut dihapus lantaran memunculkan kemacetan arus jemaah dikala melangsungkan tawaf.

ada juga, selimut kakbah dibuat dari sutera murni bercorak gelap pekat. kiswah dihiasi benang berlapis emas dan juga perak buat membikin sulaman kaligrafi berbentuk ayat-ayat alquran dan juga ornamen-ornamen bernuansa islam. tulisan itu membentuk angka v (angka 7 dalam tulisan arab). salah satu kalimat yang ditulis di kiswah ka’bah merupakan allah jalla jalalah, laailaahaillallah, muhammad rasulullah.

ada 5 penggalan kiswah yang menutupi kakbah. 4 penggalan buat menutupi 4 sisi kakbah, tercantum penggalan atasnya. sebaliknya satu penggalan lagi buat menutup penggalan pintu. kiswah kesatu kali terbuat oleh seseorang pengrajin bernama adnan bin ‘ad dengan olahan baku kulit unta.

tetapi dalam perkembangannya, kiswah terbuat dari kain sutera. buat membikin suatu kiswah dibutuhkan 670 kilogram olahan sutera ataupun dekat 600 m persegi kain sutera yang terdiri dari 47 potong kain. tiap-tiap potongan tersebut berdimensi panjang 14 m dan juga lebar 95 centimeter.

dimensi itu sudah disesuaikan buat menutupi bidang kubus ka’bah pada keempat sisinya. sebaliknya buat hiasan berbentuk pintalan emas dibutuhkan 120 kilogram emas dan juga sebagian puluh kg perak. semenjak 1931, kiswah buat menutupi ka’bah dibuat di suatu pabrik yang terletak di pinggir kota mekkah. dalam pabrik tersebut, pembuatan kiswah dicoba secara modern dengan memakai mesin tenun modern pula.

Baca Juga :

Travel Umroh
Umroh Idul Fitri 2017

di pabrik kiswah yang areanya seluas 10 hektar itu dipekerjakan dekat 240 pengrajin kiswah. di balik kiswah gelap, terdapat kain bercorak putih yang diucap bithana kiswah. kain itu berperan buat meresap uap dari bilik kakbah dan juga membatasi panas yang diserap dari kain kiswah yang gelap. kain ini memiliki energi serap besar buat menghindarkan panas yang kelewatan dan juga menghindari bilik kakbah retak.