Categories
digital marketing

Kesalahan Mengatur Keuangan yang Harus Dihindari Bagi Pengantin Baru

kelas karyawanDonasi Online – Setelah menikah akan ada banyak hal tidak terduga yang bisa saja terjadi. Mulai dari masalah hubungan hingga keuangan.

Menikah berarti menggabungkan dua kehidupan manusia menjadi satu. Di mana ada rasa saling mengerti dan percaya, agar setiap permasalahan bisa diselesaikan dengan mudah.

Membicarakan soal keuangan, ini merupakan salah satu tantangan yang paling rumit di dalam sebuah rumah tangga, apalagi pengantin baru.

Kebanyakan pasangan tidak melihat kompatibilitas keuangan mereka ketika baru memulai masa pacaran. Hingga pada saat mereka menikah dan harus menyatukan keuangan, yang sering terjadi malah beradu pendapat, belum lagi di antara keduanya mudah tersulut emosi.

Lalu, bagaimana caranya agar kehidupan rumah tangga (khususnya bagi kamu yang menjalani kehidupan sebagai pengantin baru) tidak melalui pertengkaran sengit setiap kali membahas tentang keuangan?

Hindari 3 kesalahan dalam mengatur keuangan bagi pengantin baru berikut ini yuk!

Kesalahan Mengatur Keuangan yang Harus Dihindari Bagi Pengantin Baru

  • Menggabungkan Keuangan Sebelum Menikah

Kesalahan dalam mengatur keuangan yang pertama adalah menyatukan keuangan sebelum menikah.

Sebenarnya, ini tidak 100% salah. Sebab, dengan melakukan hal ini, kamu akan lebih memahami tentang pentingnya mengatur keuangan setelah menikah.

Lalu di mana letak kesalahannya?

Katakanlah, kamu dan pasangan kamu saat itu masih dalam status pacaran, dengan kata lain ‘ada kemungkinan’ untuk berpisah.

Tentunya kondisi ini akan menyulitkan kamu. Sudah pasti, keuangan yang kalian kumpulkan di satu wadah yang sama akan menjadi satu titik permasalahan. Kemudian muncul perdebatan, siapa yang berutang berapa dan siapa yang harus membayar berapa.

Oleh karena itu, sebaiknya tunggu sampai benar-benar menikah baru kamu bisa mulai untuk menyatukan keuangan sepenuhnya.

  • Tidak Memiliki Rencana Keuangan Jangka Panjang

Penting sekali bagi kamu dan pasangan untuk membuat rencana keuangan jangka panjang. Mulai dari perencanaan dana pensiun, kepemilikan rumah, hingga warisan yang akan diberikan untuk anak-anak nantinya.

Sejauh itu kamu harus berencana, mengapa? Agar kehidupan kamu lebih terarah dan berada di jalur yang seharusnya.

Dengan melakukan perencanaan keuangan, akan lebih mudah bagi kamu untuk bersikap dan mengambil tindakan/keputusan.

Diskusikan rencana keuangan jangka panjang bersama pasangan kamu, termasuk timeline dan masalah yang mungkin akan kalian hadapi di masa mendatang. Kalau bisa, mulai bicarakan tentang hal-hal tersebut sebelum menikah ya!

  • Menutup Diri dari Diskusi Keuangan

Kesalahan mengatur keuangan selanjutnya adalah menutup diri untuk berdiskusi tentang keuangan bersama pasangan.

Jangan pernah bungkam untuk mengungkap berapa jumlah penghasilan kamu, termasuk tentang utang dan juga goals keuangan kamu.

Untuk menjalani kehidupan sebagai pengantin baru yang bahagia, kamu perlu berterus terang kepada pasangan. Jangan sampai menutup diri dan menyembunyikan semua permasalahan (walaupun bukan tanggung jawab pasangan kamu).

Setelah menikah, segala permasalahan yang dialami (baik saat masih lajang atau setelah mengucap akad pernikahan) adalah milik bersama dan harus diselesaikan bersama di mobile banking.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *